Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPemda

Kurangi Risiko Bencana, Pemda Arahkan Pembangunan Berbasis Lingkungan

87
×

Kurangi Risiko Bencana, Pemda Arahkan Pembangunan Berbasis Lingkungan

Sebarkan artikel ini
0-0x0-0-0#

Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mulai mengarahkan pembangunan daerah berbasis isu lingkungan hidup dan mitigasi bencana sebagai respons atas kerentanan geografis wilayah.

Kepala Bappelitbangda Parimo, Irwan, mengatakan arah pembangunan tersebut diwujudkan melalui pilar bertajuk Harmoni Bersama yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas lingkungan sekaligus penguatan kapasitas sosial masyarakat.

“Tujuan dari Harmoni Bersama ini adalah peningkatan sarana dan prasarana lingkungan hidup serta sosial budaya. Kegiatannya meliputi rehabilitasi lahan hijau perkotaan, pengadaan resapan air, hingga penataan drainase di wilayah kita,” ujar Irwan di Parigi, Jumat, 6 Maret 2026.

Baca Juga:  Dinkes Parimo Tambah Fasilitas Rumah Rujukan untuk Pasien ke Makassar

Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan pada penguatan ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan.

Menurut Irwan, karakteristik wilayah Parimo yang memiliki garis pantai panjang menjadikan pengelolaan ekosistem pesisir sebagai salah satu prioritas utama dalam perencanaan pembangunan.

“Upaya ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan sekaligus menjaga sumber penghidupan masyarakat pesisir,” jelasnya.

Selain itu, peningkatan kualitas lingkungan juga difokuskan pada pengelolaan air, udara, serta limbah melalui penerapan teknologi yang lebih adaptif.

“Peningkatan kualitas air dan udara serta pengelolaan limbah dilakukan melalui penerapan teknologi,” tambahnya.

Baca Juga:  Gubernur Anwar Hafid Serahkan 19 Unit Ambulance

Di sisi lain, Pemda Parimo juga menempatkan mitigasi bencana sebagai bagian integral dalam arah pembangunan daerah, mengingat wilayah tersebut termasuk kawasan rawan bencana.

Dengan pendekatan ini, pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong tidak lagi semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada upaya mengurangi risiko lingkungan dan potensi bencana di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *