Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
Berita UtamaDaerah

Diterjang Angin Kencang, Karhutla di Parimo Meluas

95
×

Diterjang Angin Kencang, Karhutla di Parimo Meluas

Sebarkan artikel ini

Parigi Moutong, Fokussulawesi.com — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) masih terus berlanjut hingga Kamis (5/2/2026). Berdasarkan pantauan di lapangan, api terus menyebar dari wilayah Avulua, Kecamatan Parigi Utara, hingga ke desa tetangga, Desa Uevolo, Kecamatan Siniu.

Bupati Parimo, H. Erwin Burase, bersama Wakil Bupati Abdul Sahid, turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Di lokasi, Bupati Erwin menjelaskan bahwa upaya pemadaman sementara masih dilakukan secara manual karena armada pemadam kebakaran tidak dapat menembus area kebakaran akibat medan yang terjal di kawasan pegunungan.

“Kita antisipasi cepat supaya tidak meluas dengan cara manual,” ujar Erwin.

Baca Juga:  Desa Tolai Jadi Pusat Panen Raya Jagung

Menurutnya, api terus membesar dan meluas akibat tiupan angin yang cukup kencang. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman menjadi semakin sulit dan berisiko. Salah satu langkah antisipasi yang akan dilakukan pemerintah daerah adalah menyiapkan mesin Alkon untuk menyedot air, terutama di wilayah Avulua yang memiliki sumber air.

“Jangan sampai apinya menyebar. Nanti ada bantuan dari pertanian berupa 30 unit alat Alkon yang akan kita pasang di situ,” kata Erwin.

Selain itu, Pemkab Parimo juga telah meminta bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan yang paling dibutuhkan saat ini adalah peralatan pemadaman manual serta pakaian tahan panas untuk petugas di lapangan.

Baca Juga:  Satpolair Bantu Nelayan Urus Kartu KUSUKA

“Itu sudah disetujui, tetapi masih dalam proses,” jelasnya.

Berdasarkan data yang diterima dari posko, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 40 hektare. Namun, berdasarkan informasi dari pihak provinsi melalui pantauan satelit, luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 90 hektare.

Terkait kebun milik warga yang terdampak kebakaran, Bupati Erwin telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk segera melakukan pendataan.

“Camat dan kepala desa sudah kita minta untuk mendata kebun milik warga,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Karhutla tidak hanya terjadi di Desa Avulua, tetapi juga melanda Desa Uevolo serta dua titik di Desa Towera, Kecamatan Siniu. (Wan)

Baca Juga:  Langkah Tegas Polsek Tinombo: Patroli Siang Bolong, Gangguan Kamtibmas Tak Dibiarkan Bernapas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *