Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar aksi donor darah yang menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Kamis pagi, 2 April 2026.
Kepala Markas PMI Parimo, Fadli, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja sama antara PMI dan Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo yang tertuang dalam nota kesepahaman (MoU), guna memenuhi kebutuhan dasar darah di daerah.
“Ini program kerja sama PMI dengan Pemda Parimo yang termuat dalam MoU untuk memenuhi kebutuhan dasar di daerah ini,” ungkap Fadli.
Ia menjelaskan, dalam kerja sama tersebut Pemda Parimo melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendorong kepedulian ASN dan PPPK terhadap pentingnya ketersediaan darah.
Menurutnya, PMI Parimo menargetkan minimal 10 kantong darah dalam setiap pelaksanaan aksi donor darah di masing-masing OPD.
“Kalau diestimasi ada sekitar 100 ASN dan PPPK di setiap OPD, maka kami targetkan minimal 10 kantong darah,” ujarnya.
Namun demikian, Fadli menegaskan bahwa kegiatan donor darah tidak dapat dipaksakan karena bersifat kemanusiaan. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian para ASN dan PPPK.
“Supaya ada kesadaran dan kepedulian, sehingga mereka dengan sendirinya datang untuk mendonorkan darahnya,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan, Dinas Kesehatan Parimo merupakan OPD ketujuh yang disasar dalam program tersebut, dengan capaian rata-rata 10 kantong darah di setiap pelaksanaan.
Fadli berharap, upaya yang dilakukan PMI Parimo melalui kerja sama ini dapat meningkatkan ketersediaan darah sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat untuk aktif mendonorkan darah.
“Target OPD berikutnya adalah Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Parimo,” pungkasnya.















