Parigi Moutong, Fokussulawesi.com – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dari Partai Amanat Nasional (PAN), Husen Marjengi, mendesak Pemerintah Daerah agar membangun harmonisasi dan komunikasi yang kuat dengan DPRD. Langkah itu dinilai penting guna memastikan pembahasan serta pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Husen saat merespons catatan dalam Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah terkait hasil evaluasi APBD Parimo, yang menekankan pentingnya koordinasi dan keselarasan antara eksekutif dan legislatif.
“Saya tidak datang untuk mencari kambing hitam soal keterlambatan APBD. Saya justru ingin menawarkan solusi. Kuncinya adalah bagaimana pemerintah daerah dan DPRD bisa membangun harmonisasi,”ungkap, Husen saat rapat paripurna, Senin (12/01/2026).
Menurutnya, Bupati dan Wakil Bupati sebagai pimpinan daerah harus mampu membangun komunikasi yang sehat dan setara dengan DPRD sebagai mitra kerja dalam perumusan kebijakan dan anggaran.
“Kalau harmonisasi ini tidak dibangun, maka keterlambatan akan terus berulang. Ini bukan kepentingan pribadi, tapi kepentingan masyarakat yang menunggu program-program pembangunan,” ujarnya.
Husen mengingatkan agar pemerintah daerah dan DPRD tidak saling mengeluarkan pernyataan yang bertentangan dengan fakta di lapangan, karena hal tersebut justru dapat merusak kepercayaan publik.
“Kita ini sama-sama membawa aspirasi masyarakat. Program yang kita bawa harus masuk lewat pintu yang sama agar bisa dianggarkan secara tertib dan berurutan,” katanya.















