Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
Berita UtamaDaerah

Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-58 Guru Tua, Parigi Moutong Turut Ambil Bagian

15
×

Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-58 Guru Tua, Parigi Moutong Turut Ambil Bagian

Sebarkan artikel ini
foto: istimewa

Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati kawasan Perguruan Alkhairaat di Kota Palu dalam pelaksanaan Haul ke-58 Pendiri Alkhairaat, Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau yang lebih dikenal sebagai Guru Tua, Rabu (1/4/2026). Momentum religius tersebut turut dihadiri Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid, jajaran pimpinan OPD, serta masyarakat Parigi Moutong yang datang untuk mengikuti rangkaian doa dan tausiyah.

Pelaksanaan haul tahun ini mengangkat tema “Meneguhkan Spirit Keteladanan Guru Tua dalam Bingkai Ilmu dan Akhlak,” sebagai pengingat pentingnya menjaga warisan pendidikan dan nilai moral yang telah ditanamkan Guru Tua kepada masyarakat Sulawesi Tengah dan kawasan timur Indonesia.

Baca Juga:  Bupati Parimo Hadir Dukung Berlian Tomoli dalam Semifinal Piala Gubernur

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menegaskan bahwa perjuangan Guru Tua telah memberikan kontribusi besar dalam membangun dunia pendidikan dan membentuk karakter generasi bangsa melalui jaringan pendidikan Alkhairaat.

“Guru Tua telah meletakkan pondasi pendidikan jauh sebelum konsep pembangunan sumber daya manusia menjadi perhatian seperti sekarang ini. Apa yang beliau wariskan harus terus kita jaga dan lanjutkan,” ujar Anwar Hafid.

Ia juga menyampaikan bahwa haul bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi momentum memperkuat persaudaraan, memperdalam nilai keislaman, serta memperkokoh komitmen terhadap pendidikan dan akhlak.

Sementara itu, Ketua Utama Alkhairaat, Alwi bin Saggaf bin Muhammad Al-Jufri, mengajak seluruh masyarakat untuk meneruskan perjuangan Guru Tua dalam membangun umat melalui pendidikan dan keteladanan.

Baca Juga:  Penambang Tewas di Lokasi yang Diduga Milik Pemodal Asal Jakarta

“Seluruh hidup Guru Tua dipersembahkan untuk umat. Kini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melanjutkan perjuangan tersebut,” katanya dalam tausiyah di hadapan para jamaah.

Kegiatan haul turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Agama RI, Ketua KPU RI, Ketua Bawaslu RI, Menteri ATR/BPN RI, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta pimpinan daerah dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan haul, Bupati Parigi Moutong bersama rombongan masyarakat Parigi Moutong melanjutkan silaturahmi dalam suasana penuh keakraban. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat yang hadir dari berbagai kecamatan.

Baca Juga:  Gubernur Anwar Hafid Serahkan 19 Unit Ambulance

“Kehadiran kita di sini bukan hanya untuk mengikuti haul, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa besar Guru Tua dalam membangun pendidikan dan menanamkan nilai persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Erwin Burase.

Ia berharap semangat keteladanan Guru Tua dapat terus menjadi inspirasi bagi masyarakat Parigi Moutong, terutama dalam menjaga persatuan, memperkuat pendidikan, dan membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Pelaksanaan Haul ke-58 Guru Tua berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang doa bersama, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya ikatan emosional masyarakat Sulawesi Tengah terhadap sosok ulama besar yang telah berjasa dalam perkembangan pendidikan dan dakwah Islam di kawasan timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *