Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahNasionalRagam

Gubernur Akan Lepas Ekspor Perdana Durian Beku Parimo ke Tiongkok

104
×

Gubernur Akan Lepas Ekspor Perdana Durian Beku Parimo ke Tiongkok

Sebarkan artikel ini

Parigi Moutong, Fokussulawesi.com – Kabupaten Parigi Moutong kembali menorehkan sejarah dalam sektor perdagangan dan hilirisasi pertanian. Pada 27 Februari 2026, ekspor perdana durian beku tujuan Tiongkok akan resmi dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M. Si,  di fasilitas produksi PT Silvia Amerta Jaya yang berlokasi di Desa Tolai, Kecamatan Torue.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Parigi Moutong bersama Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (APDURIN) Kabupaten Parigi Moutong serta didukung oleh PT Silvia Amerta Jaya sebagai perusahaan pengolah dan eksportir durian beku.

Ketua KADIN Kabupaten Parigi Moutong, Faradiba M. Zaenong, menyampaikan bahwa pelepasan ekspor ini merupakan tonggak penting dalam transformasi ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah.

Baca Juga:  Dukungan Penuh Mukab V, Faradiba Jadi Ketua KADIN

“Ekspor perdana ini bukan sekadar pelepasan kontainer ekspor. Ini adalah simbol kebangkitan hilirisasi pertanian Parigi Moutong. Petani kita naik kelas, produk kita berstandar ekspor, dan daerah kita masuk dalam peta perdagangan internasional,” ujar Faradiba.

Menurutnya, kolaborasi antara KADIN, APDURIN, petani dan pelaku industri menjadi fondasi utama terwujudnya ekspor ini. Penguatan kualitas di tingkat kebun, proses pembekuan berbasis cold storage, hingga kelengkapan dokumen dan standar ekspor telah dipersiapkan secara matang.

Kehadiran dan dukungan langsung Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong industrialisasi pertanian serta memperluas akses pasar global bagi produk unggulan daerah.

Baca Juga:  Sulteng Siap Cetak Dokter Spesialis Sendiri, FK Untad Buka Tiga Prodi Strategis

Acara ini akan dihadiri sekitar 300-400 undangan yang terdiri dari unsur Forkopimda, camat dan kepala desa, petani, pelaku usaha, serta mitra perdagangan.

Momentum ini menegaskan posisi Parigi Moutong sebagai sentra durian unggulan Sulawesi Tengah yang siap memperluas ekspor ke Tiongkok dan pasar internasional lainnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *