Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
Berita Utama

Misteri Kematian Pelajar SMP di Kebun Kelapa Parigi Utara

49
×

Misteri Kematian Pelajar SMP di Kebun Kelapa Parigi Utara

Sebarkan artikel ini

Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Warga Dusun II, Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pelajar laki-laki di area perkebunan kelapa milik warga pada Minggu pagi (1/3/2026).

Korban diketahui berinisial AG, pelajar kelas III SMP yang merupakan warga Desa Avolua. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita di kebun kelapa milik seorang warga bernama Iwan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada pihak kepolisian sekitar pukul 10.00 Wita. Suasana desa yang sebelumnya tenang mendadak ramai setelah kabar penemuan jasad pelajar itu menyebar.

Baca Juga:  Krisis Kepercayaan Mengintai, Husen: Bupati Harus Ambil Alih Persoalan 

Tak lama setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi pun dipasang guna memudahkan proses penyelidikan.

Kasi Humas Polres Parigi Moutong, Iptu Arbit, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, pada Minggu 1 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 Wita kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat seorang pelajar di Dusun II Desa Avolua. Personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah TKP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan jenazah korban juga menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Selalu Disuarakan, Jalan Lingkar Moutong Tengah Tak Kunjung Dieksekusi

“Saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis guna mengetahui penyebab pasti kematian korban,” tambahnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya dan tetap menjaga situasi tetap kondusif.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat Desa Avolua. Hingga saat ini aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara jelas peristiwa tersebut.

Penulis: Iwan r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *