Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sutoyo, menegaskan bahwa Pokok Pikiran (Pokir) DPRD merupakan representasi dari berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun langsung oleh para wakil rakyat di lapangan.
Hal tersebut disampaikan Sutoyo dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong dengan agenda penyampaian hasil penelaahan Pokir DPRD untuk tahun 2027, yang digelar di ruang rapat DPRD, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, aspirasi yang dihimpun anggota DPRD berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pelaku usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga generasi muda.
Ia menjelaskan, pokok pikiran DPRD mencakup sejumlah bidang prioritas pembangunan daerah. Pada bidang pembangunan infrastruktur, pokir diarahkan pada peningkatan aksesibilitas wilayah, pengelolaan sistem drainase, serta penyediaan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat.
Sementara pada bidang peningkatan ekonomi daerah, fokus diarahkan pada pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), penguatan sektor pertanian dan perikanan, serta pengembangan sektor pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selanjutnya pada bidang pendidikan dan kesehatan, pokir DPRD menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, serta penanganan stunting yang masih menjadi perhatian di daerah.
Sedangkan pada bidang sosial dan pemerintahan, pokir diarahkan pada upaya penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintahan daerah.
Sutoyo berharap berbagai pokok pikiran DPRD tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong ke depan.















