Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahParigi MoutongPemda

Maulid Akbar di Parimo: Teladani Rasulullah, Jaga Persatuan dan Generasi

11
×

Maulid Akbar di Parimo: Teladani Rasulullah, Jaga Persatuan dan Generasi

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama keluarga besar Alkhairaat memperingati Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (17/9/2026).


Peringatan Maulid tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan nilai-nilai kehidupan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Dalam sambutan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase yang dibacakan Wakil Bupati H. Abdul Sahid, masyarakat diajak menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjaga persaudaraan, saling menghormati, serta memperkuat persatuan.
Bupati juga menekankan pentingnya peran keluarga dan Wanita Islam Alkhairaat dalam membentuk generasi yang beriman dan berakhlak. Salah satunya melalui pengawasan terhadap penggunaan telepon seluler serta konten yang diakses anak-anak.

Baca Juga:  Panja DPRD Temukan Sejumlah Persoalan di Packing House Durian


Selain itu, masyarakat diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan mencegah peredaran narkoba. Dukungan terhadap kegiatan keagamaan dinilai menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan iman, akhlak dan kepedulian sosial.


Sementara itu, sambutan Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. yang dibacakan Plt. Asisten III Administrasi Umum Drs. Abdul Raaf Malik, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan dengan mengenal dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Erwin Burase: Perbedaan Adalah Kekuatan untuk Membangun Harmoni


Gubernur juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga salat, memperbanyak zikir dan shalawat, serta mengamalkan nilai kasih sayang, kejujuran, kesabaran, kepedulian dan sikap saling membantu.
Persaudaraan, kata dia, perlu terus diperkuat agar perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi ruang untuk saling memahami dan menghargai.


Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Alkhairaat, Wanita Islam Alkhairaat, pejabat perangkat daerah dan instansi vertikal, ulama dan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta para jamaah.


Melalui Maulid Akbar 1448 Hijriah ini, masyarakat Parigi Moutong diharapkan terus menghidupkan keteladanan Rasulullah SAW, memperkuat ukhuwah dan menjaga kehidupan sosial yang harmonis.*

Baca Juga:  Jejak Lambatnya Proyek Labkesmas dan Ancaman Pemutusan Kontrak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *