Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPemda

Parimo Rawan Bencana, Bupati Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

4
×

Parimo Rawan Bencana, Bupati Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sebarkan artikel ini
foto.dok Diskominfo Parimo

Parigi Moutong, fokussulawesi.com Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, memimpin langsung Apel Siaga dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (23/4/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Siap Untuk Selamat: Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana.” Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Dr. Suharyanto.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa HKB merupakan agenda nasional tahunan yang dilaksanakan oleh BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat, aparatur sipil negara, hingga kelompok rentan terhadap ancaman bencana dan perubahan iklim.

Baca Juga:  AS menyalahkan Rusia atas jatuhnya pesawat tak berawak di Laut Hitam, Moskow menyangkal

“Peringatan ini menjadi upaya pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana, melalui peningkatan pengetahuan serta keterampilan dalam penyelamatan diri dan evakuasi mandiri,” ujar Erwin.

Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana, baik bencana alam, non-alam, maupun sosial.

Berdasarkan indeks risiko bencana Indonesia yang dirilis BNPB serta kajian risiko bencana Kabupaten Parigi Moutong tahun 2023–2028, wilayah Parigi Moutong termasuk daerah rawan bencana. Ancaman yang dihadapi antara lain banjir, banjir bandang, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, cuaca ekstrem, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), gelombang ekstrem, abrasi pantai, hingga kekeringan.

Baca Juga:  Nilam Sari Pastikan NasDem Parimo Tetap Solid, Bidik Kemenangan 2029

Oleh karena itu, Bupati berharap peringatan HKB tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga diikuti dengan simulasi kebencanaan secara rutin yang melibatkan aparatur, masyarakat, dan pihak sekolah.

“Dengan memahami potensi ancaman, mengurangi risiko, serta menyiapkan strategi, diharapkan masyarakat semakin tangguh dalam menghadapi bencana, karena penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Parigi Moutong, penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPBD dengan PMI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Selain itu, turut diserahkan piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang berperan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *