Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong dalam rangka penutupan masa persidangan II sekaligus pembukaan masa persidangan III tahun sidang 2025–2026. Sidang yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Parigi Moutong pada Selasa (30/4/2026) tersebut menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintahan daerah sekaligus pembahasan arah pembangunan ke depan.
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD atas kontribusi pemikiran, masukan, dan saran selama proses pembahasan berbagai rancangan peraturan daerah pada masa sidang sebelumnya.
“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD yang terus memberikan dukungan, kritik, dan saran konstruktif demi kemajuan Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Abdul Sahid saat membacakan sambutan Bupati.
Pemerintah daerah berharap pada masa persidangan III, DPRD dapat terus melahirkan produk hukum yang mampu mendukung pembangunan daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Khusus (Pansus), Mustakim Kono, menyampaikan sejumlah catatan strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, meskipun capaian pendapatan daerah mencapai 94,39 persen dan dinilai cukup baik, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi.
“Secara umum kami memberikan apresiasi terhadap capaian pemerintah daerah, namun ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian serius agar kualitas pelayanan publik semakin meningkat,” kata Mustakim Kono.
Pansus DPRD menyoroti sejumlah sektor penting, mulai dari penempatan pejabat sesuai kompetensi hingga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Anuntaloko Parigi. Dalam rekomendasinya, Pansus meminta pemerintah daerah memperbaiki sarana dan prasarana rumah sakit, menambah tenaga medis, serta meningkatkan sistem pelayanan yang lebih transparan dan responsif.
Selain itu, DPRD juga meminta percepatan penyelesaian renovasi fasilitas kesehatan yang hingga kini belum rampung, termasuk perbaikan kerusakan pada bagian lantai dan sanitasi rumah sakit.
Di sektor infrastruktur, Pansus menilai kualitas pembangunan masih perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek perencanaan teknis, pengawasan proyek, dan akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan agar pembangunan dapat selesai tepat waktu dan sesuai standar mutu.
Sorotan lain juga diarahkan kepada Dinas Ketahanan Pangan yang dinilai belum optimal dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. DPRD mendorong adanya penguatan distribusi pangan, peningkatan cadangan pangan daerah, serta langkah intervensi yang lebih efektif untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok.
Pansus turut menekankan pentingnya perencanaan pembangunan berbasis data yang akurat dan terintegrasi agar setiap program pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat serta memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur.
Menutup penyampaian rekomendasi, Pansus DPRD berharap seluruh catatan dan masukan yang diberikan tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Rekomendasi ini harus menjadi perhatian serius dan dilaksanakan secara nyata demi kepentingan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong,” tegas Mustakim Kono.















