Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
ParlemenPolitik

Srikandi PDI-P Feiny Kairupan Fokus Perjuangkan UMKM

4
×

Srikandi PDI-P Feiny Kairupan Fokus Perjuangkan UMKM

Sebarkan artikel ini

Parigi Moutong, fokussulawesi.comAnggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi PDI Perjuangan, Feiny M. Kairupan, menggelar agenda Reses Masa Persidangan tahun 2026 di Desa Ongka, Kecamatan Ongka Malino.

Ada hal menarik dalam pertemuan kali ini, di mana undangan didominasi oleh kehadiran puluhan kaum ibu yang antusias menyambut satu-satunya srikandi perwakilan dari Kecamatan Ongka Malino tersebut di parlemen.

Sebagai wakil rakyat yang memahami kebutuhan rumah tangga, Feiny memfokuskan dialognya pada pemberdayaan perempuan melalui sektor UMKM dan pertanian keluarga. Aspirasi yang mencuat dalam reses tersebut meliputi dukungan modal dan pendampingan bagi usaha mikro ibu-ibu, bantuan bibit sayuran, serta tanaman obat keluarga (TOGA) agar masyarakat dapat memaksimalkan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan mandiri.

Baca Juga:  Sekretariat DPRD Parimo Bagikan Takjil ke Pengendara

Selain itu, para ibu di Desa Ongka juga mengusulkan bantuan peralatan usaha kuliner guna menunjang produktivitas kelompok usaha perempuan di wilayah tersebut. Menanggapi rentetan usulan ini, Feiny menyatakan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi agar masuk dalam program kerja pemerintah daerah melalui dana aspirasi.

“Saya berkomitmen penuh untuk mengawal usulan ibu-ibu, terutama terkait UMKM dan alat kuliner. Insya Allah, ada beberapa kelompok yang akan segera terealisasi tahun ini, khususnya bagi mereka yang telah memasukkan usulan sejak tahun kemarin,” tegas Feiny yang disambut hangat oleh para peserta.

Dalam kesempatan itu, Feiny juga menitipkan pesan khusus mengenai peran strategis perempuan dalam pembangunan desa. Menurutnya, perempuan adalah pilar utama dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Dengan memanfaatkan pekarangan dan membuka usaha kecil, ibu-ibu telah membantu pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dari unit terkecil, yakni rumah tangga.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *