Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahRagam

Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong Perkuat Program B2SA Melalui Lomba Menu Kreatif

9
×

Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong Perkuat Program B2SA Melalui Lomba Menu Kreatif

Sebarkan artikel ini
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong menggelar Lomba Cipta Menu Makanan Bergizi Gratis Berbasis Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Rabu (20/5/2026). Foto: Humas Pemda.

PARIGI MOUTONG, FOKUSSULAWESI.COM – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong menggelar Lomba Cipta Menu Makanan Bergizi Gratis Berbasis Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal sekaligus meningkatkan kreativitas masyarakat dalam menyajikan menu sehat dan bergizi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, mengatakan lomba tersebut bertujuan memasyarakatkan pola konsumsi pangan B2SA kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengimbangi keragaman pangan dalam konsumsi sehari-hari dengan memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di daerah,” ujarnya dalam sambutan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan pengelola gizi dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPJ) se-Kabupaten Parigi Moutong. Menurutnya, kolaborasi itu menjadi bagian dari inovasi Dinas Ketahanan Pangan dalam memperkuat konsumsi pangan lokal yang nantinya akan dikelola oleh SPPJ.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Resmi Buka Rakor Asta Cita, Bupati Parigi Moutong Paparkan Sejumlah Tantangan Daerah.

“Ini merupakan bentuk kreativitas dan inovasi bersama dalam menciptakan menu olahan pangan lokal yang sehat, menarik, dan bernilai gizi,” katanya.

Lomba diikuti oleh Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan. Dari total 23 kecamatan yang diundang, sebanyak 15 kecamatan hadir dan mengikuti perlombaan, sementara delapan kecamatan lainnya belum sempat berpartisipasi.

Meski demikian, Sofiana tetap mengapresiasi dukungan seluruh camat dan Ketua TP-PKK kecamatan yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia mengakui, kegiatan terlaksana di tengah keterbatasan anggaran. Namun, dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong bersama sponsor dari Bank Sulteng membuat kegiatan dapat berlangsung meriah dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Bhayangkara Trail Adventure Jadi Ajang Promosi Wisata Alam Parigi Moutong

Selain lomba cipta menu B2SA, kegiatan juga dirangkaikan dengan bazar pangan oleh Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Kabupaten Parigi Moutong serta Gerakan Pangan Murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sebagai langkah pengendalian inflasi daerah.

Dalam pelaksanaan lomba, Sofiana berharap dewan juri dapat memberikan penilaian secara objektif agar hasil perlombaan dapat diterima seluruh peserta dengan baik.

Ia menambahkan, lomba tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi menu makanan yang dapat diterapkan oleh SPPJ, khususnya untuk tiga kategori sasaran penerima manfaat, yakni lansia, orang dewasa, dan bayi.

“Kami ingin menu yang dihasilkan memiliki daya tarik dan nilai gizi yang baik bagi penerima manfaat,” ucapnya.

Sofiana juga mengungkapkan, saat ini terdapat 22 SPPJ di Kabupaten Parigi Moutong. Dari jumlah tersebut, 18 SPPJ telah berjalan, sementara tiga lainnya masih dalam tahap proses operasional.

Baca Juga:  Silaturahmi Tanpa Sekat, Bupati Parigi Moutong Sambut Warga di Open House

Menurutnya, keberadaan SPPJ turut mendorong kebutuhan bahan baku pangan seperti telur dan daging ayam yang mulai meningkat di daerah. Karena itu, Dinas Ketahanan Pangan juga menyiapkan langkah antisipasi melalui penyediaan bibit tanaman pangan.

“Kami telah menyiapkan bibit rica, terong, dan tomat. Masyarakat atau kecamatan yang ingin memanfaatkan pekarangan untuk menanam dapat mengajukan permohonan kepada kami agar bibit tersebut bisa diberdayakan oleh petani, kelompok dasa wisma, maupun TP-PKK desa,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Sofiana menyampaikan terima kasih kepada Bupati Parigi Moutong, unsur Forkopimda, Bank Sulteng, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *