Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahRagam

Pemkab Parigi Moutong Lepas 98 Jemaah Haji 2026, Lansia Jadi Perhatian Khusus

6
×

Pemkab Parigi Moutong Lepas 98 Jemaah Haji 2026, Lansia Jadi Perhatian Khusus

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah melepas keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Parigi Moutong Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (11/5/2026).

PARIGI MOUTONG, FOKUSSULAWESI.COM – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah melepas keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Parigi Moutong Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (11/5/2026).

Pelepasan secara resmi dilakukan Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, yang dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang tahun ini mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, saya menyampaikan selamat kepada seluruh jemaah haji yang memperoleh kesempatan memenuhi panggilan Allah SWT untuk menunaikan rukun Islam kelima,” ujar Abdul Sahid.

Ia menegaskan bahwa kesempatan berhaji merupakan nikmat besar yang patut disyukuri, mengingat banyak masyarakat harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan kuota keberangkatan.

Wakil Bupati juga mengimbau seluruh jemaah agar mempersiapkan diri secara maksimal, baik fisik, mental maupun spiritual. Menurutnya, kesehatan, kedisiplinan, dan kekompakan menjadi kunci penting dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.

Baca Juga:  RDP Lintas Komisi DPRD Parigi Moutong Bahas Pemberantasan Narkoba

“Saya berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, menjaga kekompakan, serta menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar para jemaah tidak bepergian sendiri dan selalu berkoordinasi dengan petugas maupun panitia demi keamanan dan kelancaran selama pelaksanaan ibadah.

“Kalau ingin ke mana-mana tetap pamit kepada petugas dan pengurus agar perjalanan bapak dan ibu diketahui. Jangan berjalan sendiri-sendiri agar tidak menyulitkan petugas,” pesannya.

Kepada jemaah yang masih muda, Abdul Sahid menitipkan pesan agar membantu dan menjaga para jemaah lanjut usia (lansia) yang turut berangkat tahun ini.

“Di antara jemaah kita ada yang sudah lanjut usia. Saya titip kepada yang muda untuk membantu dan menjaga orang tua kita selama di Tanah Suci,” tambahnya.

Baca Juga:  Sidang SMDK GBI Jadi Momentum Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

Sebanyak 98 jemaah haji asal Kabupaten Parigi Moutong diberangkatkan tahun ini, didampingi dua orang pengurus sehingga total rombongan berjumlah 100 orang. Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji mabrur.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Parigi Moutong, H. Subhan Lapu, menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan penyelenggaraan ibadah haji, para peserta yang telah mendapatkan kursi keberangkatan resmi disebut sebagai jemaah haji, bukan lagi calon jemaah haji.

Ia merinci, dari total 98 jemaah reguler tersebut, terdiri atas 37 laki-laki dan 61 perempuan. Tahun ini, jemaah haji Kabupaten Parigi Moutong didominasi oleh kaum perempuan.

Selain itu, terdapat empat jemaah lansia yang turut diberangkatkan. Jemaah tertua tercatat atas nama Muhtadin asal Bolano Lambunu berusia 93 tahun, sedangkan jemaah termuda bernama Adinda Muhammad Taher yang berusia 18 tahun.

Baca Juga:  Peredaran Sabu Terbongkar, Seorang Pria di Bolano Lambunu Diamankan Polisi

Subhan Lapu juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 memiliki perbedaan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya pelaksanaan masih berada di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia, tahun ini penyelenggaraan dilakukan langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah.

Ia berharap seluruh jemaah dan masyarakat dapat mendukung pelayanan haji agar semakin baik ke depan.

“Pesan saya kepada seluruh jemaah agar taat kepada petugas pembimbing ibadah, ketua kloter, ketua rombongan, serta petugas kesehatan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya semangat saling membantu antarjemaah, terutama kepada lansia dan penyandang disabilitas, sejalan dengan tema pelayanan haji tahun ini yakni “Ramah Haji Lansia, Ramah Haji Disabilitas, dan Ramah Haji untuk Kaum Perempuan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *