Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terus memperkuat sistem pengelolaan klaim BPJS Kesehatan, termasuk menyiapkan anggaran cadangan untuk menjaga stabilitas layanan.
Plt. Kepala Dinkes Parigi Moutong, Darlin, mengungkapkan pemerintah daerah telah menyiapkan dana penyangga sebesar Rp500 hingga Rp600 juta.
“Dana ini digunakan sebagai antisipasi jika terjadi keterlambatan pencairan klaim, sehingga pelayanan di puskesmas tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, mekanisme klaim BPJS dimulai dari pengajuan oleh puskesmas dengan melengkapi dokumen, kemudian diverifikasi oleh BPJS sebelum dicairkan.
Dana yang telah disetujui selanjutnya ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), sebelum disalurkan kembali ke puskesmas melalui proses administrasi keuangan daerah.
Meski sistem terus diperbaiki, Dinkes mengakui masih ada tantangan, terutama terkait transparansi rincian anggaran yang perlu ditingkatkan.
“Kami berharap ke depan transparansi semakin baik agar masyarakat memahami alur penggunaan dana pelayanan kesehatan,” pungkas Darlin.










