Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
ParlemenPolitik

Warga Tumpukan Harapan Perbaikan Jalan kepada Mastullah

4
×

Warga Tumpukan Harapan Perbaikan Jalan kepada Mastullah

Sebarkan artikel ini

Parigi Moutong, fokussulawesi.comKetua Komisi III DPRD Kabupaten Parigi Moutong, H. Mastullah, melaksanakan agenda Reses Masa Persidangan tahun 2026 di Desa Anutapura, Kecamatan Bolano Lambunu, Minggu (26/04/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi warga untuk mengadukan langsung kondisi infrastruktur yang memprihatinkan kepada pimpinan komisi yang membidangi urusan pembangunan tersebut.

Pertemuan yang berlangsung di balai desa ini dihadiri oleh Kepala Desa Anutapura, Ketua BPD, tokoh masyarakat, serta mantan kepala desa setempat. Sebagian besar aspirasi yang mencuat didominasi oleh desakan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah, bantuan untuk rumah ibadah, hingga pemberdayaan ekonomi bagi ibu rumah tangga.

Baca Juga:  Reses di Sibalago, Rusno Perjuangkan Hunian Tetap Korban Banjir

Satu usulan menarik datang dari mantan Kepala Desa Anutapura dua periode, Bapak Isnaini. Beliau secara tegas meminta pemerintah daerah tidak hanya fokus pada program pencetakan sawah baru, tetapi juga memberikan dukungan nyata pada program pembukaan lahan perkebunan bagi masyarakat.

“Pemerintah harus bisa mengusahakan pembukaan kebun untuk masyarakat, jangan hanya terpaku pada sawah baru. Perkebunan adalah potensi besar yang juga menopang hidup warga di sini,” tegas Isnaini di hadapan Ketua Komisi III tersebut.

Menyikapi tuntutan warga, H. Mastullah tidak hanya berdiam diri di lokasi pertemuan formal. Sebagai Ketua Komisi III yang bertanggung jawab atas pengawasan infrastruktur, legislator PDI-P ini juga menyempatkan diri turun langsung ke beberapa desa untuk memantau kondisi jalan dan fasilitas publik yang dikeluhkan warga secara door-to-door.

Baca Juga:  Reses Ketua Komisi II di Toribulu Dihadiri Wabup Parigi Moutong

“Sebagai Ketua Komisi III, tanggung jawab saya adalah memastikan infrastruktur di wilayah kita layak. Seluruh keluhan, mulai dari jalan rusak, fasilitas ibadah, hingga usulan pembukaan lahan perkebunan, telah saya rangkum. Saya melihat langsung kondisi di lapangan, dan ini akan menjadi prioritas pembahasan kami di komisi untuk diintervensi oleh dinas terkait,” ujar Mastullah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *