Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
Berita UtamaDaerah

TP Posyandu Parimo Perkuat Sinergi OPD untuk Optimalisasi Posyandu 6 SPM

6
×

TP Posyandu Parimo Perkuat Sinergi OPD untuk Optimalisasi Posyandu 6 SPM

Sebarkan artikel ini
foto: istimewa

Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Tim Pembina Posyandu Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong penguatan layanan dasar masyarakat melalui pelaksanaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (23/4/2026).

Pertemuan itu menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung transformasi Posyandu yang kini tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup berbagai sektor pelayanan dasar lainnya.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, mengatakan transformasi Posyandu bertujuan menghadirkan pelayanan yang lebih terpadu dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga:  GEMPAR: Penghargaan Tokoh Pemekaran Bukti Komitmen Pemda Parimo Hargai Sejarah

“Posyandu saat ini tidak hanya berbicara tentang kesehatan, tetapi juga mencakup pelayanan dasar lain seperti pendidikan, sosial, lingkungan, hingga ketenteraman masyarakat. Karena itu diperlukan sinergi semua OPD agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujar Hestiwati Nanga.

Ia menjelaskan, enam bidang pelayanan dasar yang menjadi fokus Posyandu meliputi sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta pelayanan sosial.

Menurutnya, rapat koordinasi tersebut penting dilakukan agar seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama terkait arah kebijakan dan peran masing-masing dalam mendukung program Posyandu 6 SPM.

“Kami ingin seluruh OPD memiliki persepsi yang sama sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara terintegrasi dan lebih efektif,” katanya.

Baca Juga:  WFA dan WFH Resmi Diterapkan, Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas

Hestiwati menambahkan, keberadaan Posyandu yang telah bertransformasi juga diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat dalam menyampaikan berbagai persoalan sosial dan kebutuhan dasar di lingkungan masing-masing.

“Melalui Posyandu, pemerintah daerah dapat lebih cepat mengetahui kondisi masyarakat sehingga penanganan berbagai persoalan dapat dilakukan lebih tepat dan responsif,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap implementasi Posyandu 6 SPM dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat, baik di bidang kesehatan, sosial, pendidikan, maupun lingkungan.

Selain memperkuat koordinasi lintas sektor, rapat tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang lebih terpadu dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *