Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
Berita UtamaDaerah

Parigi Moutong Jadi Penopang Ekspor Durian Beku Sulawesi Tengah

3
×

Parigi Moutong Jadi Penopang Ekspor Durian Beku Sulawesi Tengah

Sebarkan artikel ini
foto: istimewa

Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Ekspor komoditas pertanian asal Sulawesi Tengah kembali mencatat pencapaian di pasar internasional setelah sebanyak 459 ton durian beku resmi diberangkatkan menuju Tiongkok dengan nilai transaksi mencapai Rp42,5 miliar. Pelepasan ekspor tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di fasilitas PT Docu Food Indonesia, Kelurahan Baiya, Kota Palu, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran merek “Volcano Durian Indonesia” yang dipersiapkan sebagai identitas global durian asal Sulawesi Tengah. Sejumlah kepala daerah turut hadir dalam acara tersebut, termasuk Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, yang memberikan dukungan terhadap pengembangan hilirisasi sektor pertanian di daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Sulawesi Tengah memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan yang mampu menjadi penggerak ekonomi daerah selain industri pertambangan.

Baca Juga:  Warga Desak Aktivitas PETI di Desa Tombi Dihentikan

“Sulawesi Tengah tidak hanya dikenal karena sektor tambang. Kita memiliki kekuatan besar di bidang pertanian dan perikanan yang harus terus dikembangkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Anwar Hafid.

Ia berharap ekspor durian beku tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat posisi komoditas unggulan Sulawesi Tengah di pasar dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat petani.

Kehadiran Bupati Parigi Moutong dalam kegiatan itu menegaskan peran Kabupaten Parigi Moutong sebagai salah satu sentra produksi durian terbesar di Sulawesi Tengah. Selama ini, para petani di daerah tersebut dinilai konsisten menjaga kualitas buah sehingga mampu memenuhi standar ekspor.

Baca Juga:  MoU dengan BPKP, Pemkab Parigi Moutong Fokus Tingkatkan Akuntabilitas Daerah

Bupati H. Erwin Burase menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam membuka akses pasar internasional bagi produk pertanian lokal.

“Ekspor ini menjadi bukti bahwa durian asal Sulawesi Tengah, khususnya dari Parigi Moutong, memiliki kualitas dan daya saing yang mampu diterima pasar global,” kata Erwin Burase.

Menurutnya, peluncuran branding “Volcano Durian Indonesia” akan semakin memperkuat identitas produk lokal sekaligus meningkatkan nilai jual komoditas durian di pasar internasional.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan kepada petani agar pengembangan sektor pertanian tidak berhenti pada penjualan bahan mentah semata, melainkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi melalui hilirisasi produk.

Baca Juga:  Komisi IV Gelar RDP Bahas Tunggakan TPG dan THR 51 Guru Agama

“Kami ingin manfaat ekonomi dari sektor pertanian benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, penguatan hilirisasi dan pendampingan petani harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Acara pelepasan ekspor raya tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, perwakilan Kementerian Transmigrasi, Kepala Badan Karantina Indonesia, anggota DPR RI Komisi IV Dapil Sulawesi Tengah, sejumlah kepala daerah, unsur Forkopimda, serta asosiasi pengusaha durian.

Melalui ekspor tersebut, Sulawesi Tengah diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu daerah penghasil durian unggulan nasional yang mampu bersaing di pasar internasional sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai penopang sektor pangan dan agribisnis nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *