PARIGI, FOKUSSULAWESI.COM — Sebanyak 50 tukang bangunan di Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, mengikuti bimbingan teknis (bimtek) ADEM (Aplikator Didikan Eco) Mortar untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman teknik konstruksi modern.
Kegiatan yang difasilitasi H. Sami, anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) I sekaligus pelaku usaha Toko Rezeki Bangunan, itu dipusatkan di kediamannya di Parigi.
Bimtek tersebut memberikan pembekalan teknis penggunaan produk semen instan Eco Mortar, mulai dari perekat bata ringan, plester dinding, acian, hingga perekat keramik.
Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada teknik pengerjaan yang lebih praktis dan efisien dengan tetap memperhatikan standar mutu konstruksi.
H. Sami mengatakan, keterampilan tukang menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan bangunan yang berkualitas. Karena itu, tenaga kerja lokal perlu terus meningkatkan kemampuan, termasuk dalam pemilihan material dan penerapan teknik pengerjaan yang tepat menjadi “Tukang Cerdas”.
Menurut dia, tukang tidak hanya dituntut bekerja cepat, tetapi juga mampu menghasilkan pekerjaan yang rapi, kokoh, dan efisien dari sisi penggunaan material.
“Jika kita konsisten memakai material instan yang berkualitas, hasil akhirnya bisa lebih rapi dan kokoh. Nama baik tukang juga akan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mengikuti demonstrasi penggunaan produk Eco Mortar untuk pekerjaan plesteran, pengacian, dan pemasangan keramik.
Pembekalan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan tukang bangunan lokal sekaligus memperluas pemahaman mengenai penggunaan material konstruksi modern.
Dengan peningkatan kompetensi tersebut, para tukang diharapkan mampu menerapkan teknik pengerjaan yang sesuai standar sehingga kualitas bangunan di Parigi Moutong semakin baik. Gimon















