PARIGI MOUTONG, FOKUSSULAWESI.COM – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid At-Taqwa, Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (8/5/2026) sore. Ratusan jamaah dari berbagai wilayah memadati area masjid untuk menghadiri Tabligh Akbar bertema “Hidup Berkah Bersama Al-Qur’an” yang digelar Pemerintah Kelurahan Bantaya bersama BWA dan sejumlah elemen masyarakat Islam di Kecamatan Parigi.
Kegiatan tersebut turut melibatkan pondok pesantren, pengurus masjid, majelis taklim, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan Islam. Tabligh akbar dilaksanakan usai salat Ashar sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an di tengah tantangan kehidupan modern.
Sejak siang hari, jamaah mulai berdatangan memenuhi pelataran hingga bagian dalam masjid. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah keagamaan, serta doa bersama.
Dalam ceramahnya, penceramah Muhammad Effendi menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya mempersiapkan kehidupan akhirat. Ia mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, sementara kehidupan setelah kematian merupakan sesuatu yang pasti akan dihadapi setiap manusia.
“Cepat atau lambat, seluruh manusia pasti akan meninggalkan dunia ini. Setelah itu kita akan memasuki alam barzah, kemudian dibangkitkan di Padang Mahsyar pada hari kiamat. Pada akhirnya tempat kembali manusia hanya dua, yakni surga atau neraka,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menekankan bahwa ukuran kesuksesan sejati dalam pandangan Islam bukanlah kekayaan, jabatan, ataupun popularitas, melainkan keselamatan di akhirat dan memperoleh ridha Allah SWT.
“Manusia yang benar-benar sukses adalah mereka yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga. Karena itu, selagi masih diberi kesempatan hidup, mari memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” katanya.
Muhammad Effendi juga mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberkahan hidup akan hadir ketika masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan dalam membangun keluarga, mendidik anak, hingga menjalani kehidupan sosial di tengah masyarakat.
“Kalau Al-Qur’an hadir dalam kehidupan kita, maka insya Allah hati menjadi tenang, keluarga menjadi lebih harmonis, dan masyarakat akan dipenuhi keberkahan,” tambahnya.
Kegiatan tabligh akbar tersebut berlangsung tertib dan penuh khidmat hingga selesai. Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama yang hadir menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat keagamaan masyarakat.
Pemerintah Kelurahan Bantaya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan spiritual masyarakat sekaligus mempererat hubungan antarumat Islam di Kecamatan Parigi.
Selain menjadi ajang silaturahmi, tabligh akbar itu juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing.















