Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahParigi Moutong

Irwan: Mitigasi Bencana Kini Jadi Bagian Penting Perencanaan Pembangunan

6
×

Irwan: Mitigasi Bencana Kini Jadi Bagian Penting Perencanaan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Foto: IST

PARIGI MOUTONG, FOKUSSULAWESI.COM –  Isu pelestarian lingkungan kini menjadi salah satu prioritas dalam penyusunan kebijakan pembangunan Kabupaten Parigi Moutong. Pemerintah daerah berupaya memastikan setiap program pembangunan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu meningkatkan ketahanan wilayah terhadap ancaman banjir, longsor, abrasi, dan bencana alam lainnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyusunan berbagai program yang mengintegrasikan aspek lingkungan hidup ke dalam setiap proses perencanaan pembangunan daerah. Langkah ini dinilai penting mengingat Kabupaten Parigi Moutong memiliki karakteristik wilayah yang beragam, mulai dari kawasan pesisir, dataran rendah, hingga daerah perbukitan yang memiliki tingkat kerawanan bencana berbeda-beda.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan pembangunan ke depan harus mampu menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga:  DPRD Dorong Tes Urine Massal bagi Pejabat dan Kepala Desa, Candra: Saatnya Perang Nyata Melawan Narkoba

“Kami ingin setiap kebijakan pembangunan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu melindungi lingkungan serta meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap berbagai ancaman bencana,” ujar Irwan, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan, di antaranya pengembangan ruang terbuka hijau, pembangunan sistem drainase yang lebih baik, penyediaan kawasan resapan air, serta rehabilitasi lahan yang mengalami degradasi.

Menurutnya, berbagai langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko genangan dan banjir, sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat.

“Penataan lingkungan menjadi investasi jangka panjang. Infrastruktur yang dibangun harus mampu mendukung perlindungan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Khidmat & Penuh Berkat: 13 Ekor Hewan Kurban Disembelih di Parigi Moutong, Sapi Presiden Berat 916 Kg

Selain wilayah daratan, perhatian pemerintah juga difokuskan pada kawasan pesisir yang menjadi salah satu penyangga utama perekonomian masyarakat. Upaya perlindungan ekosistem pantai terus diperkuat untuk mengurangi dampak abrasi sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan.

Irwan menambahkan, peningkatan kualitas lingkungan juga dilakukan melalui penguatan pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran air dan udara, serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dalam mendukung berbagai program pembangunan.

Di samping itu, aspek mitigasi bencana kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Setiap rencana pembangunan akan mempertimbangkan tingkat kerawanan wilayah sehingga langkah-langkah antisipasi dapat dilakukan sejak tahap perencanaan.

Baca Juga:  Serahkan 300 Hektare Bibit Kelapa, Kemenag Transmigrasi Dukung Hilirisasi di Parimo

“Mitigasi bencana harus menjadi bagian dari proses pembangunan. Dengan perencanaan yang matang, risiko yang mungkin terjadi dapat ditekan sehingga masyarakat memperoleh rasa aman yang lebih baik,” tegasnya.

Melalui pendekatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pembangunan yang dijalankan mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan iklim maupun potensi bencana di masa mendatang.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *