PARIGI, FOKUSSULAWESI.COM – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) terus berupaya memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong produktivitas petani lokal melalui penyaluran bantuan benih padi dan jagung.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHP Kabupaten Parigi Moutong, Amar Kandi, menjelaskan bahwa bantuan benih unggul ini disalurkan secara bertahap langsung kepada kelompok tani penerima yang tersebar di wilayah sentra produksi.
“Untuk komoditas padi, pemerintah mengalokasikan benih varietas M70D (Moerdoko 70 Days). Varietas ini merupakan benih padi unggul genjah yang memiliki masa tanam hingga panen relatif singkat, yaitu sekitar 80 hari,” kata Amar Kandi.
Rincian Penyaluran Benih Padi M70D
Amar Kandi memaparkan, pada tahap awal tahun ini penyaluran benih padi M70D difokuskan pada empat kecamatan sentra produksi. Total alokasi bantuan mencapai 326,625 ton benih untuk mencakup areal seluas 13.065 hektar, dengan standar dosis penggunaan 25 kilogram per hektar.
1. Kecamatan Balinggi: Luas areal 5.500 hektar dengan alokasi benih 137,5 ton.
2. Kecamatan Parigi Selatan: Luas areal 3.549 hektar dengan alokasi benih 88,725 ton.
3. Kecamatan Torue: Luas areal 3.305 hektar dengan alokasi benih 82,625 ton.
4. Kecamatan Toribulu: Luas areal 711 hektar dengan alokasi benih 17,775 ton.
Menurut Amar Kandi, pendistribusian benih tersebut telah rampung disalurkan hingga bulan Agustus lalu.
“Di beberapa titik seperti Kecamatan Torue, para petani sudah memulai penanaman sejak satu bulan yang lalu. Kita memproyeksikan puncak panen raya untuk wilayah ini akan berlangsung pada akhir November mendatang,” ujar Amar.
Ia menambahkan, program bantuan benih padi unggul M70D ini ditargetkan akan diperluas pada tahun 2027 mendatang ke 12 kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Kasimbar, Tinombo Selatan, Sidoan, Tinombo, Tomini, Mepanga, Ongka Malino, Bolano, Bolano Lambunu, Taopa, hingga Kecamatan Moutong.
Penyaluran Benih Jagung dan Antisipasi Cuaca
Selain padi, Amar Kandi menuturkan bahwa komoditas jagung juga menjadi perhatian utama Dinas TPHP. Penyaluran bantuan benih jagung telah direalisasikan secara bertahap sejak bulan Juni lalu.
Meskipun sebagian lahan pertanian jagung sempat menghadapi kendala cuaca dan musim kering, Amar menegaskan bahwa pihak dinas memastikan bantuan benih terdistribusi secara merata di wilayah terdampak dan tidak menumpuk di satu lokasi saja.
Koordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian dan Harapan Petani
Dalam penyampaiannya, Amar Kandi turut menyampaikan laporan dan apresiasi kepada Kepala Dinas TPHP (Kadis Pertanian) Kabupaten Parigi Moutong atas arahan dan dukungan penuh dalam mengawal program tanaman pangan ini.
Ia berharap petunjuk dan sinergi dari Kepala Dinas dapat terus memperkuat kinerja tim lapangan sehingga seluruh program bantuan dapat terealisasi secara tepat sasaran.
“Kami berharap penyaluran benih padi M70D dan benih jagung ini dapat membantu petani mempercepat masa tanam. Dengan umur padi yang genjah (80 hari), indeks pertanaman bisa meningkat sehingga petani bisa segera menanam kembali. Hal ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan kesejahteraan keluarga petani sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah di Kabupaten Parigi Moutong,” pungkas Amar Kandi. Gimon















