Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahNasional

Bidik Pasar Wisata, Sekda Parimo Tampil di Forum Promosi Nasional

46
×

Bidik Pasar Wisata, Sekda Parimo Tampil di Forum Promosi Nasional

Sebarkan artikel ini
Foto.istimewa

Jakarta, fokussulawesi.com –  Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, mempresentasikan potensi pariwisata dan kekuatan ekonomi daerah di hadapan Agent Tour & Travel serta pelaku industri pariwisata dalam forum promosi yang digelar di Kementerian Pariwisata RI, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring pemasaran destinasi Parigi Moutong di tingkat nasional hingga internasional.

Mewakili Bupati Parigi Moutong, Zulfinasran menegaskan bahwa daerah tersebut memiliki daya tarik wisata yang lengkap, mulai dari wisata alam, bahari, budaya, hingga kekayaan komoditas unggulan yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari pengalaman wisata.

“Parigi Moutong berada pada posisi strategis di kawasan Segitiga Emas Teluk Tomini, yang menghubungkan Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara. Kawasan ini menyimpan potensi bahari, bentang alam, serta keanekaragaman hayati laut yang sangat luar biasa,” ujar Zulfinasran di hadapan peserta forum.

Baca Juga:  Program Revitalisasi Sekolah di Parimo Capai 97 Persen

Ia menjelaskan, Parigi Moutong memiliki garis pantai yang panjang dengan pantai-pantai alami, pulau-pulau kecil, spot wisata bahari, serta kawasan perdesaan yang masih kuat menjaga kearifan lokal dan budaya masyarakat. Kekayaan budaya tersebut tercermin dalam tradisi adat, kesenian daerah, kuliner khas, serta kehidupan masyarakat pesisir dan pedalaman yang masih autentik.

Selain potensi wisata alam dan budaya, Zulfinasran juga menyoroti kekuatan sektor komoditas unggulan daerah, khususnya durian Parigi Moutong, yang selama ini dikenal sebagai salah satu primadona nasional.

“Durian Parigi Moutong bukan hanya komoditas pertanian, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis gastronomi dan agrowisata. Ini peluang besar untuk mengintegrasikan sektor pariwisata dan pertanian,” katanya.

Baca Juga:  Tak Perlu Panik, Dinsos Ungkap Skema Reaktivasi BPJS PBI

Menurutnya, pengembangan pariwisata Parigi Moutong diarahkan pada konsep pariwisata berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal, khususnya UMKM, petani, nelayan, serta pelaku ekonomi kreatif. Dengan keterlibatan agent tour dan travel, potensi tersebut diharapkan dapat dikemas menjadi paket wisata yang bernilai jual tinggi.

Zulfinasran juga mengajak para pelaku industri pariwisata untuk menjadikan Parigi Moutong sebagai destinasi alternatif unggulan di kawasan Indonesia Tengah, seiring dengan terbukanya konektivitas udara dan meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi baru yang berbasis alam dan budaya.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan agent tour, travel operator, dan investor pariwisata untuk bersama-sama mengembangkan Parigi Moutong sebagai destinasi unggulan di Teluk Tomini,” ujarnya.

Baca Juga:  Kontraktor Puskesmas Torue Kena Denda Rp7,6 Juta per Hari

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian promosi daerah yang difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata RI, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri dalam mendorong pemerataan pembangunan pariwisata nasional.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *