Scroll untuk baca artikel
Example 500x500
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahParigi MoutongPendidikan

Hardiknas Jadi Momentum Penguatan Transformasi Pendidikan di Parigi Moutong

12
×

Hardiknas Jadi Momentum Penguatan Transformasi Pendidikan di Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Foto: Istimewa

Parigi Moutong, Fokussulawesi.com – Semangat membangun sumber daya manusia yang unggul kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (2/5/2026). Peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan merata hingga ke wilayah terpencil.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tenaga pendidik, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap peran pendidikan dalam pembangunan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Bupati Parigi Moutong membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, yang menekankan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan.

Baca Juga:  Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-58 Guru Tua, Parigi Moutong Turut Ambil Bagian

“Hari Pendidikan Nasional hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menghadirkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan dapat diakses oleh seluruh anak Indonesia tanpa membedakan latar belakang maupun wilayah tempat tinggal,” ujar Bupati saat membacakan sambutan Menteri.

Usai pelaksanaan upacara, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala sekolah dan guru yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas, khususnya mereka yang mengabdi di wilayah terpencil dengan berbagai keterbatasan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para pendidik yang tetap berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik meskipun menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan fasilitas.

Di antaranya, penghargaan diberikan kepada tenaga pendidik dari SD Kecil Terpencil Bainaa Barat dan SD Kecil Terpencil Ogolau, yang selama ini dikenal konsisten menjalankan proses pembelajaran di daerah pelosok.

Baca Juga:  Pria 39 Tahun Ditemukan Tewas di Selokan Beringin Jaya

Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga mengumumkan bahwa SD Kecil Terpencil Bainaa Barat ditetapkan sebagai salah satu penerima Program Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan efektif.

Selain pemberian penghargaan, rangkaian peringatan Hardiknas turut diisi dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Karnaval Anak PAUD Tingkat Kabupaten Parigi Moutong, yang menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar sejak usia dini.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong juga memanfaatkan momentum tersebut untuk meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 berbasis digital. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu memberikan kemudahan kepada masyarakat melalui proses pendaftaran yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga:  Serahkan 300 Hektare Bibit Kelapa, Kemenag Transmigrasi Dukung Hilirisasi di Parimo

“Transformasi layanan pendidikan harus terus dilakukan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin mudah, efektif, dan terbuka. Digitalisasi menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan,” kata Bupati.

Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan, sehingga setiap anak di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *