Parigi Moutong, fokussulawesi.com – Aktivitas masyarakat di kawasan Moutong Tengah menjadi perhatian langsung Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong setelah genangan air merendam area lapak penjualan ikan dan ruas jalan utama di wilayah tersebut. Menanggapi kondisi itu, Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, turun langsung meninjau lokasi usai menghadiri agenda Halal Bihalal tingkat Kecamatan Moutong, Jumat (3/4/2026).
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap keluhan warga dan pedagang yang terdampak genangan. Kawasan tersebut diketahui merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus akses utama menuju Masjid Jami Moutong Tengah, sehingga keberadaan genangan dinilai sangat mengganggu mobilitas dan kenyamanan warga.
Di lokasi, Bupati mendapati genangan air menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 200 meter dengan ketinggian bervariasi, mulai dari mata kaki hingga betis orang dewasa. Kondisi tersebut menyebabkan arus kendaraan melambat dan mempersulit aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari saat pencahayaan terbatas.
Selain menghambat akses transportasi, genangan air juga berdampak terhadap aktivitas perdagangan para penjual ikan. Air yang mencapai area lapak membuat sebagian pembeli enggan mendekat sehingga pendapatan pedagang menurun. Pemerintah daerah juga menilai kondisi itu berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan lingkungan apabila tidak segera ditangani.
“Permasalahan seperti ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena menyangkut aktivitas masyarakat dan perekonomian warga. Kawasan ini merupakan pusat kegiatan ekonomi sehingga perlu penanganan cepat dan tepat,” ujar Erwin Burase saat melakukan peninjauan.
Menurut Bupati, salah satu penyebab utama genangan diduga berasal dari sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Karena itu, ia langsung meminta instansi teknis melakukan pengecekan menyeluruh terhadap saluran air di kawasan tersebut.
“Kami akan segera melakukan evaluasi terhadap sistem drainase yang ada. Jika diperlukan perbaikan atau normalisasi saluran, tentu akan segera ditindaklanjuti agar genangan tidak terus berulang,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga berencana melakukan koordinasi lintas sektor guna mempercepat penanganan di lapangan. Dinas terkait diminta menyiapkan langkah teknis, mulai dari pembersihan saluran hingga penyusunan rencana perbaikan drainase yang lebih memadai.
Warga dan pedagang menyambut baik kehadiran langsung Bupati di lokasi genangan. Mereka berharap penanganan yang dijanjikan pemerintah daerah dapat segera direalisasikan agar aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat kembali berjalan normal.
“Kami berharap kondisi ini cepat ditangani karena sangat memengaruhi usaha masyarakat. Kalau air surut dan jalan normal, pembeli juga akan kembali ramai,” ungkap salah seorang pedagang di kawasan lapak ikan Moutong Tengah.















