PARIGI MOUTONG, FOKUSSULAWESI.COM – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai memfokuskan strategi pembangunan tahun 2027 melalui penerapan enam program prioritas yang dirancang menjadi penggerak utama pembangunan daerah. Kebijakan tersebut disusun untuk memastikan setiap perangkat daerah memiliki arah kerja yang sama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, merata, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan enam program prioritas yang dikemas dalam konsep “Bersama” merupakan implementasi dari visi dan misi kepala daerah yang diterjemahkan ke dalam berbagai kebijakan strategis lintas sektor.
“Program Bersama menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dalam menyusun dan melaksanakan program pembangunan. Dengan arah yang sama, setiap kebijakan dapat saling mendukung sehingga target pembangunan lebih mudah dicapai,” ujar Irwan, Kamis (26/2/2026).
Ia menjelaskan, melalui pendekatan tersebut pemerintah daerah menargetkan peningkatan sejumlah indikator makro pembangunan pada 2027. Sasaran yang ingin dicapai meliputi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 73,19 poin, pertumbuhan ekonomi sebesar 7,31 persen, serta penurunan angka kemiskinan hingga 12,22 persen.
Selain itu, pemerintah juga menargetkan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 1,64 persen, mempertahankan Indeks Gini pada angka 0,253, serta menekan Indeks Risiko Bencana hingga berada di angka 118 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan daerah.
Menurut Irwan, pencapaian target tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah karena setiap sektor memiliki kontribusi yang saling berkaitan dalam mendukung keberhasilan pembangunan.
“Keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh satu perangkat daerah saja. Dibutuhkan kerja sama lintas sektor agar seluruh program berjalan selaras dan mampu memberikan hasil yang optimal,” katanya.
Ia menerangkan, program prioritas pertama, Sejahtera Bersama, diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, UMKM, serta pemberdayaan usaha produktif berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Lancar Bersama difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar, termasuk peningkatan kualitas jalan, jembatan, irigasi, serta pembukaan akses menuju wilayah yang masih mengalami keterbatasan konektivitas.
Pada aspek pembangunan sumber daya manusia, pemerintah mengintegrasikan Sehat Bersama dan Cerdas Bersama sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperluas akses pendidikan, serta memperkuat kualitas generasi muda.
Di bidang lingkungan hidup, pemerintah menjalankan Harmoni Bersama yang menitikberatkan pada pelestarian lingkungan, pengurangan risiko bencana, pengelolaan sampah, hingga perlindungan kawasan yang memiliki fungsi ekologis.
Adapun penguatan tata kelola pemerintahan diwujudkan melalui Berintegrasi Bersama, yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan digitalisasi pemerintahan, reformasi birokrasi, serta penguatan sistem administrasi yang lebih efektif dan transparan.
“Seluruh program tersebut dirancang saling melengkapi sehingga pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Kami ingin setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mempercepat terwujudnya Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkas Irwan.















